Bertepatan dengan Dies Maulidiyah ke-13 Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) IAIN Mataram merasa bangga dan bahagia karena dengan momentum ini mampu berkiprah sampai saat ini.
Perguruan tinggi yang ada dilingkungan kementerian agama maupun perguruan tinggi umum merupakan salah satu subsistem pendidikan nasional yang tidak dapat dipisahkan dari subsistem lainnya baik di dalam maupun diluar sistem pendidikan. Keberadaan perguruan tinggi dalam keseluruhan kehidupan berbangsa dan bernegara, mempunyai peran yang amat besar melalui tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional dikatakan bahwa Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (pasal 20 ayat 2).
Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi harus mampu memberdayakan proses pendidikan yang sedemikian rupa agar seluruh mahasiswanya berkembang menjadi lulusan sebagai sumber daya manusia berkualitas yang memiliki kompetensi paripurna secara intelektual, profesional, sosial, moral dan personal. Dharma kedua yaitu penelitian, perguruan tinggi harus mampu mewujudkan sebagai satu institusi ilmiah akademik yang daapt menghasilkan berbagai temuan inovatif melalui kegiatan-kegiatan penelitian. Melalui penelitian ini perguruan tinggi dapat mengembangkan dirinya serta memberikan sumbangan nyata bagi pengembangan bidang keilmuan dan aplikasi dalam berbagai upaya pembaharuan. Selanjutnya melalui dharma ketiga yaitu pengabdian keberadaan perguruan tinggi harus dapat dirasakan manfaatnya bagi kemajuan masyarakat. Hal ini mengandung makna bahwa keberadaan fakultas dakwah & komunikasi harus dirasakan oleh masyarakat disekitarnya dengan memberikan pemahaman kepada masyaraat sesuai dengan bidang serta kemampuan yang dimiliki.
TANTANGAN GLOBAL
Pesatnya perkembangan teknologi informasi merupakan salah satu ciri utama perkembangan global di abad 21. Siap atau tidak siap hal itu merupakan satu realitas yang harus dihadapi dengan kualitas sumber daya manusia dengan daya saing unggul. Menghadapi berbagai perubahan di era globalisasi diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kualitas keberdayaan yang lebih efektif agar mampu mengatasi berbagai tantangan yang timbul.
Dalam era globalisasi setiap orang dituntut untuk mampu mengatasi berbagai masalah yang kompleks sebagai akibat pengaruh perubahan global. Menurut Marquardt (1996) memasuki Abad ke-21 ada empat kecenderungan perubahan yang akan mempengaruhi pola-pola kehidupan yaitu;
Ø perubahan lingkungan ekonomi, sosial dan pengetahuan dan teknologi
Ø perubahan dalam lingkungan kerja,
Ø perubahan dalam harapan pelanggan
Ø perubahan harapan para pekerja.
Pada tatanan global seluruh umat manusia di dunia dihadapkan pada tantangan yang bersumber dari perkembangan global sebagai akibat pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Robert B Tucker (2001) mengidentifikasi adanya sepuluh tantangan di abad 21 yaitu 1.) kecepatan (speed), 2.) kenyamanan (convinience), 3.) gelombang generasi (age wave), 4.) pilihan (choice), 5.) ragam gaya hidup (life style) 6.) kompetisi harga (discounting), 7.) pertambahan nilai (value added) 8.) pelayanan pelanggan (customer service), 9.) teknologi sebagai andalan (techno age), 10.) jaminan mutu (quality control).
Memasuki era baru di abad 21 sistem pendidikan tinggi umum maupun pendidikan tinggi agama di Indoensia harus terwujud sedemikian rupa dengan karakteristik antara lain; 1) terkait dengan kebutuhan mahasiswa, prioritas nasional dan pembangunan ekonomi, 2) terstruktur secara efektif sehingga memberi peluang kepada seluruh warga negara untuk mengembangkan potensi pribadi sepanjang hayat dan berkontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara, 3) didukung dengan pendanaan yang memadai sehingga memungkinkan untuk berinovasi dan mencapai keunggulan, 4) melakukan penelitian yang dapat menunjang pembangunan nasional, 5) memiliki akses dalam pengembangan dan penerapan teknologi, 6) berperan sebagai kekuatan moral dalam mewujudkan masyarakat demokratis yang madani. Dengan demikian, perguruan tinggi harus memiliki kredibilitas institusional secara utuh dan menyeluruh. Sistem ini harus memiliki akuntabilitas yang tinggi terhadap masyarakat, menunjukkan efisiensi dalam operasionalnya, menghasilkan lulusan yang berkualitas, memiliki manajemen internal yang transparan dan memenuhi standar.
FAKULTAS DAKWAH & KOMUNIKASI KEDEPAN
Fakultas dakwah & komunikasi kedepan harus mampu menunjukkan diri dengan membawa bekal kualitas untuk lebih percaya diri berada ditenggah masyarakat. Bukan hanya dari segi teori tapi mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan masyarakat khusunya Nusa Tenggara Barat dan Indonesia pada umunya. Dalam momentumnya yang ke-13 mampu memberikan inplikasi besar bagi kemajuan serta eksistensinya sebagai lembaga perguruan tinggi Agama yang mampu menjadi motor penggerak bagi kemajuan daerahnya sendiri, terutama dalam peningkatan pencerahan keislaman.
Kita melihat saat ini, semua daerah diwilayah Indonesia memasuki masa dunia milenium yang dimana pada masa ini orang-orang semua serba bisa dan serba cepat dari segi berita maupun dalam hal lain. Baik itu hal yang positif maupun yang negatif tapi itu semua merupakan sebagai motivator untuk kita tau namun bukan berarti kita melakukannya. Berbuat suatu hal yang positif lebih bermakna ketimbang berbuat yang tidak-tidak. Ini merupakan tugas besar yang harus diselsaikan oleh kaum muda yang berintelek muslim untuk tetap mempertahankan segala bentuk yang terjadi.
Rounded Rectangle: Mohon maaf andaikata dalam tulisan ini ada kata-kata yang kurang berkenan namun penulis menyadari segala bentuk kesalahan yang akan menjadi motivasi penulis dalam berkarya
0 komentar:
Posting Komentar