Radio simfoni merukan salah satu fasilitas yang dimilki oleh fakultas dakwah IAIN Mataram. Radio yang dijadikan sebagai laboratorium pembelajaran retorika dan kecepatan berkomunikasi dengan baik dan benar. Radio inilah yang diharapkan oleh seluruh mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi untuk belajar sebagai seorang penyiar profesional.
Namun kenyataan yang kita lihat sekarang ini bahwa radio dijadikan sebagai milik komunitas atau bisa dikatakan sebagai UKM-FDK (Lihat brosur Fakultas Dakwah 2009-2010) bukan dijadikan sebagai laboratorium atau sebagai tempat praktik bagi mahassiswa fakultas dakwah dan komunikasi.
Yang menjadi pertanyaan kita bersama bahwa apakah radio ini betul-betul sebagai laboratorium atau tempat praktikum bagi seluruh mahasiswa fakultas dakwah ataukah akan dijadikan sebagai UKM-FDK?. Hal ini merupakan sebuah kebingungan mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi selama ini, kita berharap dengan adanya fasilitas radio ini, kita bisa belajar menjadi seorang penyiar radio yang profesional namun kenyataannya hanya segelintir orang yang bisa masuk dan belajar sebagai seorang penyiar.
Pada tahun ini radio simfoni kembali lagi mengelar pembukaan pendaftaran untuk dijadikan sebagai penyiar radio, mahasiswa yang melihat dan menbaca pamplet ini berbondong-bondong untuk ikut audensi padahal yang sebenarnya tanpa audensi mereka sudah berhak untuk belajar menjadi seorang penyiar karena mereka adalah mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi. Dengan adanya audensi ini maka dengan secara otomatis bahwa radio simfoni ini tidak jauh beda malahan tidak ada perbedaan sama sekali dengan UKM-UKM yang setiap tahun mengadakan pembukaan pendaftaran anggota baru.
Soooooooo…..!!!!!!!
Apakah iya radio ini akan dijadikan sebagai UKM?
Apakah iya harus ada audensi untuk bisa belajar menjadi seorang penyiar?
Apakah iya hanya segelintir orang yang bisa belajar menjadi seorang penyiar?
Jawaban kita semua pasti “tidak”
(By : hamdan )
0 komentar:
Posting Komentar